Pada Momentum Hari Sungai Nasional 2026, Karang Taruna Pandeglang Beri Beberapa Rekomendasi Kepada Pemerintah Daerah

Pada Momentum Hari Sungai Nasional 2026, Karang Taruna Pandeglang Beri Beberapa Rekomendasi Kepada Pemerintah Daerah

Gempitaagrinews.com, Pandeglang, Banten - Dalam Rangka Memperingati Hari Sungai Nasional 2026, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pandeglang menyampaikan beberapa rekomendasi untuk pemerintah, Ini disampaikan Bendahara Umum Karang Taruna Kabupaten Pandeglang Dean Bayu Pradana, S.Ap, kepada awak media, Senin (27/7/2026).

Dengan rekomendasi ini Karang Taruna Berharap berharap sungai di Pandeglang menjadi lebih baik.

Dalam rekomendasinya, Karang Taruna Kabupaten Pandeglang merkomendasikan kepada pemerintah agar segera melakukan pembesaran limpasan permukaan, serta meningkatkan risiko banjir, longsor, dan kekeringan.

"Hal itu harus segera dilakukan hingga tersedia kajian daya dukung dan daya tampung lingkungan yang memadai," ujar Dean.

Iya juga meminta pemerintah menegakkan secara konsisten ketentuan Garis Sempadan Sungai sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 Tahun 2015 dan peraturan terkait, serta menghentikan pemanfaatan sempadan yang bertentangan dengan fungsi perlindungan sungai.

Ini agar sempadan kembali berfungsi sebagai ruang lindung, koridor ekologis, dan ruang pengendali banjir.

Selain itu, sudah waktunya pemerintah tegas menerapkan secara konsisten konsep Zero Delta Q pada setiap pembangunan dan perubahan tata guna lahan, tujuannya untuk menjaga agar peningkatan limpasan air hujan tidak menambah debit banjir di daerah hilir.

Rekomendasi Karang Taruna Kabupaten Pandeglang berikutnya adalah agar pemerintah memperkuat peran komunitas peduli sungai melalui dukungan pendanaan, peningkatan kapasitas, akses data, perlindungan hukum, dan pelibatan resmi dalam pengawasan, pemantauan kualitas air, pelestarian, serta pemanfaatan sempadan sungai.

Selanjutnya, menyusun pedoman daerah mengenai vegetasi sempadan sungai, yang memuat jenis tanaman yang dianjurkan, tanaman yang dilarang, serta teknik penanaman berdasarkan karakteristik sungai untuk mendukung konservasi tanah, keanekaragaman hayati, dan keselamatan infrastruktur sungai.

Kami memandang penting mempercepat pengendalian pencemaran sungai dengan penegakan hukum terhadap pencemar, peningkatan pengolahan air limbah domestik dan industri, serta penerapan prinsip polluter pays.

Hal yang juga perlu mendapat perhatian serius adalah mengembangkan sistem pemantauan sungai berbasis masyarakat yang terintegrasi dengan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi informasi, pemantauan kualitas air, pelaporan pencemaran, dan sistem peringatan dini banjir.

"Kami juga menilai, bahwa mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pengurangan, pemilahan, daur ulang, bank sampah, ekonomi sirkular, dan penghentian praktik pembuangan sampah ke sungai, adalah hal yang perlu ditangani secara ekstra," papar dean.

Kami Karang Taruna Kabupaten Pandeglang akan terus mendukung dan membatu pemerintah dalam hal menjaga dan merawat sungai di Wilayah kabupaten pandeglang.

Saya Dean Bayu Pradana, Atas Nama Pribadi dan Karang Taruna Kabupaten Pandeglang sampaikan selamat Hari Sungai Nasional 2026, ayo bersama-sama kita jaga sugai di kabupaten Pandeglang. Tutupnya. (Red)