Proyek Revitalisasi SDN Sindangresmi 2 Jadi Sorotan, DPC Amira Pandeglang Minta Disdikpora, Konsultan Lakukan Evaluasi & Pengawasan Serius
Gempitaagrinews.com, Pandeglang - Dewan Pengurus Cabang Angkatan Muda Indonesia Raya Kabupaten Pandeglang soroti proyek pembangunan revitalisasi satuan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sindangresmi 2, Kabupaten Pandeglang, Banten. Diduga pekerja pada proyek di sekolah tersebut tidak mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat tengah kegiatan pengerjaan.
Program yang diterima SDN Sindangresmi 2 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai bantuan sebesar Rp683.912.610, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Rohikmat, Ketua DPC Amira Pandeglang menyamikan bahwa harusnya pihak panitia melaksanakan segala bentuk aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian, kaitan dengan juknis yang sudah dibuat, bukan malah diduga para pekerja di SDN Sindangresmi 2 dibiarkan dengan tidak memakai alat pelindung diri (APD).
"Pekerja wajib ikuti juknis yang ada, karan penggunaan alat pelindung diri saat bekerja bermaksud untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan kerja pada proyek yang sedang dikerjakan. tidak menggunakan APD saat bekerja jangan dianggap sepele karna akan beresiko mengalami kecelakaan kerja". Kata Rohikmat kepada awak media. Jum'at, (28/08/26)

Lanjutnya, Kami minta pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang dan Konsultan untuk melakukan evalusi serta pengawasan yang serius pada Program Revitalisasi di SDN Sindangresmi 2 kecamatan Sindangresmi, agar hal serupa tidak terulang kembali.
"Dinas terkait dan Konsultan harus lebih ketat melakukan pengawasan pada proyek tersebut, jangan sampai pekerja yang tidak menggunakan APD dibiarkan atau tidak mendapatkan teguran".
Diakhir kalimatnya, DPC Amira Pandeglang juga singgung Dinas Pendidikan dan konsultan jangan hanya melakukan evaluasi terhadap panitia pelaksana revitalisasi SDN Sindangresmi 2, tapi harus memastikan apakah pembangunannya sudah sesuai recana anggaran biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
"Kami minta pihak terkait untuk memastikan bahwa matrial yang digunakan sudah sesuai, jangan sampai ada pengurangan anggaran atau pembelian bahan matrial yang tidak sesuai standar"tutupnya.
Media Gempitaagrinews.com tetap membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada pihak sekolah serta pihak terkait untuk memberikan penjelasan guna memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan pemberitaan.(Red)
